Percaya Dengan usaha Ginting dan kawan-kawan, Irwansyah tak terbebani Melatihkan tunggal putra Indonesia

Percaya Dengan usaha Ginting dan kawan-kawan, Irwansyah tak terbebani Melatihkan tunggal putra Indonesia

 

Sportsnews.id - Pelatih bulu tangkis Indonesia, Irwansyah, menegaskan dirinya tidak terbebani saat melatih tunggal putra Indonesia. Pasalnya, Irwansyah sangat mempercayai upaya Anthony Sinisuka Ginting dan kawan-kawan saat beraksi di lapangan.

Irwansyah sendiri melatih tunggal putra Indonesia sejak Hendri Saputra hengkang, yang kontraknya tak diperpanjang pada awal 2022. Pelatih yang sempat berkarier di Eropa itu awalnya adalah asisten Hendri.

Namun, setelah hengkangnya Hendri, Irwansyah belum mendapatkan tandem untuk menangani tunggal putra Indonesia. Ia melatih Anthony Sinisuka Ginting dkk sendirian. Beban berat ditanggung Irwansyah.

Pasalnya, tunggal putra yang memiliki segudang prestasi tentu harus meraih yang terbaik di setiap turnamen. Namun, Irwansyah mengaku tidak terbebani dengan tuntutan tersebut. Dia percaya pada kerja keras para pemainnya.

“Tentunya dari sudut pandang pelatih beban itu pasti ada, tapi selama saya melakukannya 100 persen untuk para pemain (tidak masalah). Latihan, kita tanamkan kedisiplinan, akhlak yang baik, terus jalani mereka insya Allah , nanti ada hasilnya,” kata Irwansyah kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Sabtu 17 Desember 2022.

"Jadi kalau beban ya wajar, dimana saja, tapi ya itu yang saya bilang tadi, kita kerja keras, kita tunjukan yang baik, kita serahkan pada Allah. Itu saja," tambahnya.

Meski sudah berlatih sendiri, Irwansyah tetap mampu menjaga martabat tunggal putra Indonesia. Berbagai prestasi sukses telah diraih anak didiknya sepanjang tahun 2022.

Mantan pelatih PB Tangkas itu sukses mengantarkan Anthony Sinisuka Ginting meraih dua gelar (Hylo Open dan Singapore Open 2022). Ia juga membantu Jonatan Christie menjuarai Swiss Open 2022, dan memimpin Chico Aura Dwi Wardoyo menjuarai Malaysia Masters 2022.

Lebih baru Lebih lama